Sebagai tukang yang bekerja secara mandiri melalui platform Yukser, Anda bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan diri, alat, dan lingkungan kerja. Yukser menyediakan wadah dan sistem, tetapi tidak dapat bertanggung jawab secara hukum atas kecelakaan atau kerusakan yang terjadi di lapangan jika kebijakan dan pedoman keselamatan tidak diterapkan dengan benar.
Artikel ini akan menjelaskan:
Landasan hukum dan batas tanggung jawab
Pedoman praktis keselamatan kerja
Bagaimana mencegah kerusakan atau cedera
Sumber daya tambahan untuk memahami praktik K3
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja menyatakan bahwa setiap tenaga kerja punya hak atas perlindungan keselamatan dalam pekerjaannya. JDIH ESDM
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) diatur dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 sebagai standar bagi perusahaan dalam mengendalikan risiko. Hukum Online+1
Permenaker Nomor 5 Tahun 2018 menetapkan kewajiban lingkungan kerja, identifikasi bahaya, kontrol risiko, dan penyediaan alat pelindung diri (APD). Peraturan.gov
Namun, peraturan-peraturan itu umumnya berlaku untuk perusahaan atau instansi yang mempekerjakan pekerja tetap, bukan pekerja lepas (freelancer). Status freelance di Indonesia masih belum secara spesifik diatur seperti karyawan tetap. HeyLaw+1
Karena Anda bekerja secara independen, Yukser tidak dapat dipaksa secara hukum untuk mengganti kerugian akibat kecelakaan atau kerusakan di lapangan yang tidak di-cover oleh pedoman keselamatan.
Namun, Yukser mendorong dan mewajibkan semua tukang untuk mematuhi panduan keselamatan ini agar risiko dapat diminimalkan dan reputasi profesional tetap terjaga.
Jika Anda mengalami masalah serius di lapangan, Anda bisa melaporkannya melalui mekanisme dukungan Yukser — namun tanggung jawab utama terhadap keselamatan tetap ada pada Anda sendiri.
Berikut praktik dan tindakan konkret yang bisa Anda terapkan agar bekerja lebih aman:
Gunakan Alat Pelindung Diri (APD)
Helm, sarung tangan, kacamata pelindung, sepatu keselamatan sesuai jenis pekerjaan (misalnya pekerjaan listrik, konstruksi, atap).
Pastikan APD dalam kondisi baik (tidak rusak).
Inspeksi Lokasi Sebelum Mulai Pekerjaan
Cek kondisi lingkungan sekitar: lantai licin, kabel terbuka, tangga rusak, ruang sempit, dan sumber bahaya.
Pastikan penerangan cukup dan ventilasi memadai.
Matikan Sumber Bahaya Saat Tidak Digunakan
Peralatan listrik, mesin, sumber tegangan harus dimatikan ketika tidak dipakai.
Hindari kerja di area basah dengan peralatan listrik tanpa isolasi yang baik.
Gunakan Teknik Kerja yang Benar & Alat yang Sesuai
Angkat barang dengan teknik yang benar (bukan membungkuk asal angkat).
Gunakan tangga atau scaffolding yang stabil dan sesuai kelasnya.
Jika butuh alat mekanis (bor, gergaji listrik), pastikan kabel dan grounding aman.
Jaga Kebersihan & Kerapian Tempat Kerja
Hindari alat, kabel, bahan terurai di tengah area kerja.
Buang serpihan, potongan logam atau kayu agar tidak menimbulkan luka atau tersandung.
Komunikasi dan Koordinasi
Jika ada orang lain di lokasi (pelanggan, penghuni rumah), beri tahu bahwa Anda akan melakukan tindakan tertentu (misalnya memotong kabel listrik).
Hindari bekerja sendiri di lokasi berisiko tinggi tanpa ada orang lain mengetahui.
Batas Kerja dan Istirahat
Jangan bekerja terus-menerus tanpa istirahat. Kelelahan meningkatkan risiko kesalahan.
Jika cuaca buruk atau kondisi mendesak (misalnya hujan deras, sambaran petir), pertimbangkan untuk menunda pekerjaan.
Dokumentasikan & Laporkan
Ambil foto sebelum, selama, dan setelah pekerjaan — ini berguna jika ada klaim atau komplain.
Jika Anda menemukan kondisi berbahaya (misalnya instalasi listrik lama, struktur rusak), laporkan ke pemilik lokasi dan pelanggan agar bisa diperbaiki bersama.
Meminimalkan risiko cedera diri sendiri atau orang lain
Menghindari kerusakan alat atau properti pelanggan
Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan rating Anda
Menunjukkan profesionalisme sesuai nilai Yukser: jujur, aman, berguna
Berikut tiga situs yang bisa Anda kunjungi untuk menggali lebih dalam tentang keselamatan kerja di Indonesia:
Berkerja aman bukan hanya demi Anda sendiri, tapi juga demi reputasi Yukser sebagai platform yang jujur, dapat dipercaya, dan peduli pengguna.
Dengan menerapkan pedoman keselamatan ini, Anda melindungi diri dari risiko, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, dan memperkuat brand Yukser di mata pengguna.
👉 Ingat: meskipun Anda bertanggung jawab sendiri di lapangan, penerapan praktik kerja aman adalah investasi jangka panjang — untuk kesehatan, reputasi, dan penghasilan Anda.